Friday, January 12, 2018

Games level 3: hari ke-2 Menstimulus Kecerdasan Spasial Anak


Hari ini mamak mencoba stimulus poin ke-3 yaitu Picture smart (kecerdasan spasial)
Dengan membacakan buku cerita bergambar, orangtua sudah sekaligus menstrimulasi kecerdasan spasial pada anak. Bisa dengan cara menjelaskan maksud dari gambar di buku tersebut

Sejak beberapa hari belakangan Janna memilih beberapa buku yang kemudian dipilih satu untuk mamak bacakan. Hari ini Janna memilih buku "The Ant and the Crasshopper" untuk dibacakan. 


Karena Janna belum bisa membaca, jadi pas sekali dibacakan buku ini karena full colour dengan sedikit narasi. Karena buku ini dalam bahasa Inggris, kadang mamak malas mengartikan, jadi banyakan ngarang aja berdasarkan gambar ilustrasi..hehe pas banget dengan tema hari ini yaitu picture smart (kecerdasan spasial). Setelah selesai membacakan buku, biasanya mamak sampaikan pesan tersirat dari cerita yang dibacakan tadi. Walaupun bayi seakan tidak ngeh, semoga masuk ke alam bawah sadarnya...aamiin yaa rabbal alamiin 

Tuesday, January 9, 2018

Games Level 3: Hari-1 Meningkatkan Kecerdasan Anak dengan Membaca

Assalamualaikum ibu profesional. 

Memasuki tahun 2018 kita masuk ke tantangan game level 3 dalam kelas bunda sayang batch #3

Kali ini, kita akan mengamati dan melatih kecerdasan mamak dan Janna melalui proyek bersama dengan tema Membaca meningkatkan kecerdasan anak. Dalam 10 hari ke depan, mamak akan mendokumentasikan proyek bersama bocil.


Membacakan buku cerita merupakan salah satu kegiatan yang disukai anak-anak. Ternyata, kegiatan itu juga dapat dimanfaatkan untuk menstimulasi kecerdasan anak.
Seperti diungkapkan pakar kecerdasan multipel, Dr Thomas Armstrong, ada 8 tipe kecerdasan anak. Setiap anak bisa menonjol dalam satu atau lebih dari 8 tipe kecerdasan itu.

Penting untuk orangtua menstimulasi semuanya (8 jenis kecerdasan anak). Kalau distimulasi, anak akan punya kesempatan mengembangkan kecerdasan yang dimilikinya.

Dalam kesempatan ini, mamak akan mencoba melatih semua (8 jenis kecerdasan anak). Adapun 8 jenis kecerdasan anak sebagai berikut:

1. Word smart (kecerdasan linguistik)
Untuk menstimulasi kecerdasan linguistik anak, bacakanlah buku-buku dengan mengucapkan kata-kata yang jelas dan menyenangkan. Anak jadi bisa menyukai berbagai kata yang diucapkan.

2. Number smart (kecerdasan logika atau matematis)
Di dalam buku cerita anak-anak biasanya dipenuhi oleh gambar-gambar menarik. Ajak anak menghitung jumlah gambar-gambar yang ada di buku. Misalnya menghitung ada berapa orang di dalam gambar buku tersebut.

3. Picture smart (kecerdasan spasial)
Dengan membacakan buku cerita bergambar, orangtua sudah sekaligus menstrimulasi kecerdasan spasial pada anak. Bisa dengan cara menjelaskan maksud dari gambar di buku tersebut.

4. Musik smart (kecerdasan musikal)
Membacakan buku bukan berarti tidak bisa menstimulasi kecerdasan musikal. Thomas mencontohkan, bacakanlah setiap kata sambil bersenandung.

5. Body smart (kecerdasan kinetik)
Jangan malas-malasan saat membacakan buku untuk anak. Anda harus penuh ekspresi dengan mengikuti alur cerita di buku. Bisa juga dengan jara menggerak-gerakan tangan dan badan. Cara ini bisa untuk menstimulasi kecerdasan kinetik anak.

6. Nature smart (kecerasan naturalis)
Anak yang memiliki kecerdasan naturalis sangat suka bermain di alam, seperti bermain di taman dan menyukai hewan. 
Sambil membacakan buku cerita, Anda bisa menceritakan bagaimana hewan juga tidur, misalnya burung membuat sarangnya untuk tidur.

7. People smart (kecerdasan interpersonal)
Ajak anak untuk membaca buku bersama-sama dan bawalah alur cerita menjadi sebuah drama. Anak dengan kecerdasan interpersonal ini sangat suka bermain drama atau teater boneka.

8. Self smart (kecerdasan intrapersonal)
Berkebalikan dengan kecerdasan interpersonal, anak dengan kecerdasan intrapersonal cenderung lebih suka bermain sendirian.

Hari ini, sama seperti hari-hari sebelumnya mamak menstimulus kecerdasan linguistiknya. Yaitu membacakan buku cerita dengan kata-kata yang jelas dan menyenangkan.

Janna sudah mamak perkenalkan dengan buku sejak usia 4 bulan. Pada saat itu mamak menyiapkan buku kain khusus bayi, yang aman untuk diremas-remas dan tidak sobek jika dikunyah bayi..hehe

Alhamdulillah diusia 1tahun Janna sudah bisa meminta dibacakan buku, sudah bisa juga memilih buku untuk dibacakan. 


Tadi siang Janna membongkar koleksi bukunya, diacak-acak lalu menyisihkan 3 buku yang kemudian dipilih satu untuk diberikan ke mamak untuk dibacakan. Dan Janna memilih cerita Cinderellaaaa..

Bocil tau tau aja cerita paporit anak cewek..#mamak #berkeringat😅😅😅

Materi Kelas Bunda Sayang Level 3

_Institut Ibu Profesional_
*_Materi Bunda Sayang sesi #3_*

❤ *PENTINGNYA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK DEMI KEBAHAGIAAN HIDUP* ❤

Dalam kehidupan ini ada dua kata yang selalu diinginkan manusia dalam hidup yaitu *SUKSES* dan *BAHAGIA*

☘ *Makna SUKSES*
Menurut _D. Paul Reily_ dalam bukunya _Success is Simple_ mendefinisikan *sukses sebagai pencapaian yang berangsur-angsur meningkat terhadap suatu tujuan dan cita-cita yang berharga*

Sedangkan menurut _Lela Swell_ dalam bukunya _Success_ mengemukakan pendapatnya bahwa *_sukses adalah  peristiwa atau pengalaman yang kita akan mengingatnya sebagai pemuasan diri_*

☘ *Makna BAHAGIA*
Menurut _Prof. Martin Selligman_ dalam bukunya _Authentic Happiness_ mendefinisikan kebahagiaan hidup dalam tiga kategori :

*A. _Hidup yang penuh kesenangan (Pleasant Life)_*
Hidup yg penuh kesenangan, ialah kondisi kehidupan dimana pencarian kesenangan hidup, kepuasan nafsu, keinginan dan berbagai bentuk kesenangan lainnya, menjadi tujuan hidup manusia
_Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat material_

*B. _Hidup nyaman (Good Life)_*
Hidup yg nyaman, ialah kehidupan, dimana segala keperluan kehidupan manusia secara jasmani, rohani dan sosial telah terpenuhi. Hidup yg aman, tentram, damai. _Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat mental_

*C. _Hidup Bermakna (Meaningful Life)_*
Hidup yang bermakna, lebih tinggi lagi dari tingkat kehidupan yang nyaman, selain segala keperluan hidupnya telah terpenuhi, ia menjalani hidup ini dengan penuh pemahaman tentang makna dan tujuan kehidupan. Selain untuk diri dan keluarga nya, ia juga memberikan kebaikan bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Rasa kebahagiaan yg timbul ketika banyak orang lain mendapatkan kebahagiaan karena usaha kita, pleasure in giving, kebahagiaan dalam berbagi.
_Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat spiritual_

Untuk mencapai kategori hidup SUKSES dan BAHAGIA kita perlu memiliki berbagai macam kecerdasan hidup.

☘ *KECERDASAN*
Para ahli berpendapat untuk tidak membicarakan atau memberikan batasan yang jelas tentang kecerdasan. Karena kecerdasan itu merupakan status mental yang tidak memerlukan definisi. Para ahli lebih memusatkan perhatian pada perilaku kecerdasan seperti kemampuan memahami dan menyelesaikan masalah dengan cepat, kemampuan mengingat dan daya kreativitas serta imajinasi yang terus berkembang.

*_MACAM-MACAM KECERDASAN_*

*A. Kecerdasan Intelektual (Intellectual Quotient)*

*Adalah  kemampuan untuk menalar,perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar memahami gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya.*

Howard Gardner pakar psikologi perkembangan, menjelaskan ada sembilan macam kecerdasan manusia. _Kecerdasan tersebut meliputi_
🌸kecerdasan bahasa (linguistic),
🌸musik (musical),
🌸logika-matematika (logical-mathematical),
🌸spasial (spatial),
🌸kinestetis-tubuh (bodily-kinesthetic),
🌸intrapersonal (intrapersonal), 🌸interpersonal (interpersonal),
🌸naturalis (naturalits) dan
🌸eksistensial (existensial)

*B. Kecerdasan Emosional (Emotional Intelleigence)*

*Kemampuan untuk mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain, memotivasi diri sendiri, mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungannya dengan orang lain.*

_Komponen-komponen dasar kecerdasan emosional_ adalah :
1.  Kemampuan Mengenali Emosi diri sendiri (kesadaran diri).
2.  Kemampuan Mengelola Emosi.
3.  Kemampuan Memotivasi Diri Sendiri (Motivasi).
4.  Kemampuan Mengenali Emosi Orang lain (Empati).
5.  Membina Hubungan Dengan Orang Lain (Ketrampilan sosial).

*C. Kecerdasan Spiritual (Spiritual Intelligence)*

*Kemampuan untuk mengenal Allah  dan memahami posisinya sebagai hamba Allah. Inilah yang disebut dalam agama sebagai fitrah keimanan.*

Secara ilmiah Kecerdasan Spiritual pertama kali dicetuskan oleh Donah Zohar dari Harvard University dan Ian Marshall dari Oxford University, yang diperoleh berdasarkan penelitian ilmiah yang sangat komprehensif.  Pada tahun 1977. Seorang Ahli Syaraf, V.S Ramachandran bersama timnya _menemukan keberadaan *God Spot* dalam jaringan otak manusia dan ini adalah pusat spiritual (spiriitual center) yang terletak diantara jaringan syaraf dan otak._

Dari spiritual center ini menghasilkan suara hati yang memiliki kemampuan lebih dalam menilai suatu kebenaran bila dibandingkan dengan panca indra.

Ada _Tiga prinsip dalam kecerdasan Spiritual_ yaitu:
🍄Prinsip Kebenaran
🍄Prinsip keadilan
🍄Prinsip kebaikan

*D. Kecerdasan Menghadapi Tantangan  (Adversity Intelligence)*

*Kemampuan untuk mengubah hambatan menjadi peluang.*

Ada tiga tipe  menurut Stoltz yaitu :
1. _Quitters_ adalah kemampuan seseorang yang memilih untuk keluar, menghindari kewajiban, mundur dan berhenti bila menghadapi kesulitan.
2. _Campers_ adalah kemampuan seseorang yang pernah mencoba menyelesaikan suatu kesulitan, atau sedikit berani menghadapi tantangan, tetapi tidak berani menghadapi resiko secara tuntas.
3. _Climbers_ adalah sebutan untuk orang yang seumur hidup selalu menghadapi kesulitan sebagai suatu tantangan dan terus berusaha untuk menyelesaikan hambatan tersebut hingga mencapai suatu keberhasilan.

*Kecerdasan Intellektual* : _Membuat anak pandai, sehingga bisa menjadi sarana meraih kebahagiaan hidup yang penuh kesenangan (pleasant life)_. Seperti masuk universitas ternama, mendapat pekerjaan dan jabatan yang tinggi. Memiliki rumah, mobil dan kesenangan materi yang lain.

*Kecerdasan Emosional* : _membuat anak bisa mengenali dan mengendalikan emosi diri serta emosi orang lain_. Kecerdasan ini sangat diperlukan agar seseorang bisa mencapai taraf kebahagiaan di ranah nyaman (good life), karena kebutuhan jasmani, rohani dan spiritualnya terpenuhi.

*Kecerdasan Spiritual* : _membuat hidup penuh arti, anak akan mampu memberi makna pada kehidupan, dan paham apa misi Allah menciptakan diri kita di dunia ini_. Membuat anak berpikir secara luas makna sebuah kesuksesan. Hal ini akan mendorong anak-anak mencapai kebahagian hakiki yaitu kehidupan penuh makna (meaningful life).

*Kecerdasan Menghadapi Tantangan*: Menentukan seberapa tangguh anak ini untuk mencapai tingkat kebahagiaan hidup yang dia inginkan.

Terlampir beberapa indikator kecerdasan anak yang bisa kita jadikan acuan untuk mendampingi perjalanan kita mendidik mereka.

Selamat melatih kecerdasan anak-anak, sehingga mereka bisa menemukan jalan sukses dan bahagianya.


_Salam Ibu Profesional_,


/Tim Fasilitator Bunda Sayang/


Sumber Bacaan :
_Stoltz, Paul G, PhD, 1997 Adversity Quotient, Mengubah hambatan menjadi Peluang, Jakarta , Grasindo_
_Melva Tobing, MPsi, Daya Tahan Anak Hadapi Kesulitan, Jakarta_
_D. Paul Reily, "Success is Simple”, Gramedia, Jakarta_
_Lela Swell, Success, Grasindo, Jakarta_
_Martin Selligman, Authentic Happiness, Jakarta_

Sunday, December 24, 2017

Aliran Rasa Melatih Kemandirian Anak

Setelah 10 hari mendokumentasikan tantangan level 2 Melatih Kemandirian Anak di kelas Bunda Sayang IIP, mamak semakin sadar sebenarnya dalam melatih kemandirian anak itu yang paling penting adalah konsistensi dalam mendampinginya. Ibu sebagai orang yang paling banyak menghabiskan waktu dengan anak, harus memiliki kesabaran ekstra dalam melatih kemandirian anak.

Dan satu lagi, never underestimate your child. Yang menurut kita, umur segini belum bisa ah si dedek makan minum sendiri. Ternyata setelah dilatih dan dibiasakan, bisa lho ternyata.

Sebagai orangtua pastinya merasakan repotnya mengasuh anak, disetiap rentang usia pasti ada tantangannya tersendiri. Tugas kita sebagai orangtua mengarahkan kebutuhan dan keinginan mereka agar sesuai dengan nilai-nilai yang kita anut. Insyaallah hal sekecil apapun yang kita lakukan akan ada manfaatnya dimasa yang akan datang. Selamat menikmati mas aliburan akhir tahun bersama keluarga tercinta. Waktu tidak akan berulang, nikmati dan jalani dengan sebaik-baik yang kita bisa lakukan..

Semangaaaat maak😘😘😘

Friday, December 15, 2017

Games Level 2: finnalee Hari ke-10 Bocil Fix Tidak Mau dibantuin Makan

Akhirnya sampailah kita di hari ke 10 Tantangan Level 2, Melatih Kemandirian Anak.

Luar biasa efek tentangan ini. Intinya never underestimate your child. Yang mamak kirain bocil belum mampu ah buat makan dan minum sendiri. Secara jalan aja Janna masih selangkah dua langkah. Ternyata dengan dilatih dan didampingi untuk mandiri, bocil bisa lho makan dan minum sendiri walaupun makannya masih freehand aka pakai tangan.

Berikut cuplikan keseruan hari ini..


Mamak hati ini ga enak badan, jadi mau masak yang ringkes-ringkes aja. Jadilah menu 2 in 1. Menu yang bisa dimakan bocil juga mama dan babanya. Hari ini mamak masak soto, untuk bocil garamnya dikit aja terus ditambahi wortel yang dipotong sesuai dengan kemampuan bocil mengunyah.

Alhamdulillah bocil suka, karena makannannya sama dengan yang mama makan. Hari ini bocil sama sekali ga divantuin makannya, maunya makan sendiri aja.. Dalam hati mamak, "alhamdulillah bisa makan dengan tenang"..kikiki

Beberapa saat kemudian...


Saking enaknya mamak makan, mamak hanya sesekali melihat bocil yang lagi makan..sekalinya mamak selesai makan..whalaaa..what a mess..buweeranntakaaannn biangeeettt..
Makanan berceceran di lantai, saking lapernya tadi mamak lupa mengalasi bawah kursi dengan perlak..alamat nginem lagi siang-siang bolong😅😅😅

Tapi ga apa nak..katanya kan, Ga Kotor Ga Belajar


Thursday, December 14, 2017

Games Level 2: Hari-9 Bocil Makan dan Minum Sendiri

Janna baru saja berulang tahun ke-1. Alhamdulillah sudah satu tahun diamanahi gadis sholehah. Semoga mama dan baba bisa menjaga amanah dari Allah ini dengan sebaik-baiknya. Semoga mama bisa jadi teman main janna teruus..
Welcome gula dan garammm..

Sarapan pagi ini mamak masak kwetiau. Karena Janna sudah boleh makan gula dan garam, jadi kwetiaunya bisa dimakan kita bertiga tapi buat janna garamnya sedikit saja.

Seperti biasa tiap sarapan dan makan siang mamak kasi waktu 15menit buat janna makan dan minum sendiri. Setelah itu baru mamak bantuin suap. Kalau tidak, makanan bisa jadi mainan dan ujung-ujungnya nambah kerjaan mamak buat bersih-bersih.


Kali ini Janna sudah bisa lebih fokus makan dan minum sendiri, mamak bantuin sedikit saja. Awalnya masih sabar nyobain makan pakai garpu, beberapa kali gagal garpu pun dilempar..wkwkwk..

Karena tekstur kwetiau yang lembut dan gampang dipegang bocil, jadi ga terlalu mengotori alas perlak di bawahnya. Alhamdulillah 



Monday, December 11, 2017

Games Level 2: Hari ke-8 Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan

Bila tak ada gangguan sistem syaraf pusat, bayi akan berjalan dengan sendirinya. Meski begitu, stimulasi tetap diperlukan agar bayi mampu berjalan tegak dan cekatan.

Awalnya mamak mikir, ah ntar paling bayik bisa jalan sendiri.  Ternyata memang butuh stimulasi agar anak cepat berjalan. Berikut tipsnya:
- ketika belajar berjalan, jangan pakaikan kaos kaki. Karena bisa licin dan berbahaya

- Pastikan kaki anak sudah mantap mulai berdiri

- Berikan sesuatu yang bisa didorong anak, misal bangku plastik. Kalau Janna, sewa mainan walker baby seperti foto di bawah ini..



- senderkan anak ke tembok lalu lepas. Orang tua berdiri di depannya, jaga jarak supaya anak menghampiri kita. Hal ini yang harus selalu dilakukan

- jangan bosan diulang-ulang, awalnya langkah 1212 jatuh. Tidak lama berhasil sendiri walau agak sempoyongan

- setelah mulai bisa jalan, orang tua tetap harus membantu tatah sampai anak bisa lancar berjalan sendiri.

Itu tips dari mama RH instagramnya @mariaatinee. Praktekin tips di atas, hari ibi Janna sudah bisa melangkah 4 langkah..alhamdulillah..Selamat mencoba..




Sunday, December 10, 2017

Games Level 2: Hari ke-7 Bayik Minum Pakai Pipet

Hari ini mamak tak sempat dokumentasikan kemandirian Janna dalam hal makan sendiri. Namun tadi sempat dokumentasikan Janna sewaktu berhasil minum dari pipet.

Saturday, December 9, 2017

Games Level 2: Hari ke-6 Makan di atas Perlak

Mengantisipasi berserakannya makanan di lantai pada jam makan, maka untuk itu mamak jadikan perlak jaman bayi Janna dulu menjadi alas makan. Alhamdulillah berkurang kerja mak ngepel-ngepel selesai Janna makan, bayik pun happy bisa eksplor sesuka hati tanpa mamak tegur.




Friday, December 8, 2017

Games Level 2: Hari ke-5 Mulai Enjoy Makan Sendiri

Hari ke-5 Janna sudah mulai menyenangi makan sendiri. Walau fokusnya untuk makan sendiri masih sebentar dan masih dibantuin mamak, tidak apa-apa namanya juga proses belajar tidak ada yang instan..

Hari ini Janna juga sudah mulai bisa minum sendiri, tidak mau dibantu. Masih tumpah-tumpah airnya dan kadang disembur-sembur..wkwkwk

Karena besok ada ujian tahsin, malam ini mamak mau fokus belajar. Jadi biarkan foto yang berbicara ya..





Thursday, December 7, 2017

Games Level 2: Hari ke-4 Bayik Mulai Terbiasa Pegang Sendok Sendiri

Hari ke-4 mamak mendokumentasikan Janna belajar makan sendiri. Hari ini menu mpasi janna #11bulan yaitu, potato cake dengan saus 4*. Sejak drama GLL (gerakan lepeh lepeh), mamak cari aman dengan menyajikan 2 menu. Dua-duanya menu 4*. In case kalau janna menolak menu yang satu, masih ada menu lainnya yang sudah dipersiapkan. Alhamdulillah menu ini selalu dimakan bayik.

Cake potato mamak potong sesuai kemampuan janna menyomot dan untuk saus disajikan di mangkok. Kemudian mamak letakkam sendok di dekatnya. Itu salah satu tips di kelas bermain Rumah Dandelion agar anak bisa makan sendiri dan terbiasa menggunakan sendok/garpu.



Alhamdulillah janna sudah mulai terbiasa pegang sendok sendiri, walau untuk menyendok makanan masih mamak bantu. Namanya juga belajar ya naak..lama-lama juga bisa makan sendiri😘😘😘


Wednesday, December 6, 2017

Games level 2: Hari ke-3 Kelas Bermain Kepompong di Rumah Dandelion

Sudah sebulanan ini Janna ikut kelas bermain Kepompong di Rumah Dandelion, Cilandak. Mengapa namanya kelas bermain, karena di kelas memang kerjaan anak-anaknya hanya bermain. Bermain di kelas bermain tidak hanya bermain namun seluruh kegiatannya menstimulasi anak/bayik.

Nah, minggu ini pas banget ada kegiatan stimulasi motorik halus yaitu memindahkan ciki dari mangkok ke gelas dengan menggunakan sendok. Berikut penjelasannya:
-Kenapa ciki, biar aman kalau termakan bayik. Ada bayik yang malah menghabiskan seluruh cikinya😅😅😅. Mungkin dikira disuruh makan kali ya?😋😋😋
-Mangkok dan gelas sebagai challenge kepada bayik, memindahkan dari wadah yang permukaannya besar ke wadah dengan permukaan lebih kecil
-Awalnya memindahkan dengan menggunakan tangan. Apabila dirasa terlalu gampang bagi bayi, maka dicoba dengan menggunakan sendok.
-memindahkan ciki dilakukan dari kiri ke kanan. Mungkin kita melihat hal ini sepele sekali, namun ternyata hal tersebut berkaitan dan bermanfaat dengan proses membaca-menulis anak, yaitu anak akan terbiasa nantinya utk membaca dan menulis huruf Latin dari arah kiri ke kanan.


Buat Janna kegiatan ini seru sekali. Seru karena Janna bisa makan ciki yang rasanya manis ini sepuasnya tanpa dimarahi mamak😅😅. Untung ini cikinya khusus buat bayik ya..
Besok-besok mau coba dengan menggunakan beras dan kacang-kacangan biar lebih menantang. Dicoba kalau mamak lagi rajin bersih-bersih..wkwkwk

Oiya tadi ada juga kegiatan menuangkan oat dari botol. Fungsinya melatih pergelangan tangan bayik agar lebih luwes minum sendiri, tidak tumpah-tumpah.


Tuesday, December 5, 2017

Games level 2: Hari ke-2 Sendok di Tangan Kanan, Makan Pakai Tangan Kiri


Hari ke-2 mamak melatih kemandirian bayik untuk makan sendiri. Di hari kedua ini bayik sudah bisa makan buah potong sendiri tanpa disuapin mamak. Sebenarnya beberapa bulan yang lalu sudah bisa, sejak diperkenalkan dengan snack  "Yumm* Bit*s" merangsang motorik halusnya sehingga bisa memasukkan makanan ke dalam mulut. Hanya saja, mamak kadang suka tidak sabar sehingga biasanya bayik mamak suapin aja buahnya😅😋

Hari ini mamak coba ajarin bayik makan dengan menggunakan sendok. Awalnya nyoba nyendokin makanannya sendiri, gagal terus sendok tetap dipegang (tangan kanan) tetapi jadinya makan dengan menggunakan tangan kiri😅😅😅



Menu sarapan hari ini adalah Oat dengan toping buah potong. Untuk buah potong, bayik sukses makan sendiri. Nah, untuk oatnya masih harus mamak bantu. Mamak yang sendokin oatnya, bayik yang nyuapin ke mulut..whalaa berhasilll..#jingkrak-jingkrak